Sebuah usaha menciptakan proses pembelajaran agar siswa mampu mengembangkan watak,tabiat dan akhlak secara aktif dengan menanamkan kebaikan pada siswa agar mendasar dalam cara bersikap mereka merupakan salah satu makna dari pendidikan karakter .
Sedangkan dalam tulisannya Rizki Afandi (2011: 88) Pendidikan karakter adalah suatu system pendidikan dengan menanamkan nilai-nilai sesuai dengan budaya bangsa dengan komponen aspek pengetahuan,sikap perasaan dan tindakan, baik terhadap Tuhan Yang maha Esa baik untuk diri sendiri,masyarakat dan bangsanya.
Dalam pendidikan karakter perlu adanya tentang pengetahuan dalam memahami hal baik ataupun tidak. Anak-anak masih belum memiliki landasan dasar dalam bersikap mereka cenderung mencontoh perbuatan-perbuatan yang dilakukan oleh orang lain berdasarkan hasil pengamatan mereka.
Sebuah strategi untuk membentuk karakter anak adalah dengan memaksimalkan peran serta orang tua dalam pembentukan karakter anak. Hal ini karena keluarga merupakan kelompok social yang sangat penting yang penanggung jawabnya adalah orang tua.
Ketrampilan dan karakter dipelajari anak mulai usia dini yang didapat dari orang tua,pihak sekolah berupaya untuk memaksimalkan peran orang tua dalam mendidik anaknya dalam hal karakter.
Lalu apa strategi sekolah sebagai upaya pembentukan karakter pada siswa ?
Strategi sekolah dalam menstimulasikan peran orang tua untuk memaksimalkan pembentukan karakter pada siswa yaitu mengangkat nilai-nilai karakter sebagai bagian dari visi misi dan tujuan sekolah serta berusaha mewujudkannya melalui kegiatan yang nyata, yaitu :
- Membangun hubungan yang kuat dalam upaya penguatan nilai-nilai karakter pada siswa
- Menyiapkan pendidik yang berjiwa mendidik,sehingga mereka dapat mengutamakan tanggung jawab dalam kesuksesan pendidikan karakter pada siswa
- Mengkondusikan sekolah yang dapat mendukung pendidikan karakter melalui programnya.
- Memaksimalkan peran orang tua, terdapat perkembangan dalam prilaku siswa sebagai hasil maksimalnya peran orang tua dalam mendidik karakter seperti siswa terbiasa mengucapkan salam kepada teman,guru. Siswa memiliki sikap toleransi dan menghargai, siswa bersikap jujur, sopan dan lainnya.
Strategi lain dalam mengusahakan terbentuknya karakter baik siswa adalah mengintegrasikan nilai pendidikan karakter dalam kurikulum sekolah, yaitu :
- Memasukan nilai terpilih dari pendidikan karakter ketrampilan ke dalam silabus pelajaran pengetahuan social dan sejarah.
- Memasukan nilai pendidikan karakter dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dikembangkan oleh guru.
- Melaksanakan pembelajaran dengan memperhatikan proses pembelajaran untuk penguasaan ketrampilan dan nilai
- Seorang guru harus selalu berinovasi dan kreatif dalam merancang model pembelajaran yang bernilai karakter di dalamnya. Ini ditekankan supaya pembentukan karakter dapat terjadi selama kegiatan pembelajaran
- Melaksanakan penilaian pembelajaran
Tujuan pendidikan nasional adalah standar kualitas dan kompetensi yang harus dipenuhi, nilai karakter terdapat pada tujuan pendidikan nasional yang menjadi landasan, untuk itu diperlukan usaha untuk menginternalisasikan sifat terpuji melalui pendidikan karakter.
Baca juga : Latih Siswa jadi Dai Madrasah, Program Mahasiswa PPL UIN Raden Intan Lampung