Bandar Lampung,MIN3News – Tim Kementerian Sosial (Kemensos) Lampung menurunkan tim ke
Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bandar Lampung untuk melakukan kunjungan lapangan sekaligus
validasi data siswa penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Langkah
krusial ini diambil guna memastikan bantuan sosial di sektor pendidikan tepat
sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu.
Tim di lapangan mencocokkan data
pokok pendidikan (Dapodik) dengan kondisi riil di lapangan, memastikan bahwa
anak-anak dari keluarga penerima manfaat (KPM) memang aktif bersekolah dan
mendapatkan haknya secara penuh.
Proses validasi ini melibatkan
koordinasi ketat antara pendamping PKH daerah, pihak sekolah, dan dinas sosial
setempat untuk meminimalisasi potensi data ganda atau bantuan yang tidak tepat
sasaran.
Pesan
Penting dari Tim Verifikator
Di sela-sela kegiatan validasi, Titik
Wahyuni, salah satu anggota tim verifikator dari Kementerian Sosial,
memberikan catatan dan pesan penting terkait pelaksanaan program "Validasi
data ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan ikhtiar kita bersama
untuk memastikan tidak ada hak anak sekolah yang terabaikan, dan tidak ada
anggaran negara yang salah alamat. Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang
baik dari para orang tua, pihak sekolah, dan pendamping PKH di Lampung,"
ujar Titik Wahyuni.
Beliau juga menambahkan pesan khusus
kepada para keluarga penerima manfaat:
"Kepada seluruh orang tua
penerima PKH, kami berpesan agar bantuan tunai yang diterima benar-benar
diprioritaskan untuk kebutuhan pendidikan anak—seperti buku, seragam, dan
keperluan sekolah lainnya. Pendidikan adalah jembatan utama untuk memutus
rantai kemiskinan. Mari kita kawal bersama agar anak-anak kita terus bersekolah
dan meraih masa depan yang lebih baik."
Komitmen
Keberlanjutan Program
Melalui validasi ini, Kementerian
Sosial berharap kualitas tata kelola data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan
Sosial) di Provinsi Lampung semakin akurat dan akuntabel. Hasil dari kunjungan
lapangan ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi penting untuk penyaluran
bantuan sosial pada tahap-tahap berikutnya.
Pemerintah daerah dan masyarakat
diharapkan dapat terus bersinergi secara transparan demi suksesnya program
pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas pendidikan di Bumi Ruwa Jurai.
Monitoring Pelaksanaan ASAS Genap TA 2025/2026 di MIN 3 Bandar Lampung Oleh Pengawas Pembina
